Time: 6:26
Berita disaring berdasarkan tanggal: Rabu, 04 April 2018

Tribratanewspolresbrebes.com - Kapolsek Larangan Akp Djoko Witanto bersama Bhabinkamtibmas dan anggota unit Reskrim memberikan pembinaan dan penyuluhan menangkal pengaruh anak jalanan atau anak punk kepada santri pondok pesantren Al Hasaniyyah Dukuh Kedawon Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, pada hari Selasa tanggal 3 April 2018.

Dalam arahannya yang juga dihadiri langsung oleh pengasuh dan pimpinan ponpes KH.Nuridin dan para Santri, Kapolsek Larangan AKP Djoko Witanto mengungkapkan bahwasanya saat ini sedang ngetren terlihat masyarakat di jalan raya tentang anak punk yang kehidupan sehari-hari nya hanya ngamen, menumpang mobil kesana-kemari tidak jelas arah hidupnya dan jauh dari moralitas maupun pendidikan formal dan agama. Keberadaan mereka dirasa meresahkan oleh warga.

Dikatakan Djoko, perilaku mereka cenderung bebas dan berbuat seenaknya sendiri.

Menurut mantak kapolsek Bumiayu ini, Polisi disamping tugas sebagai penegak hukum juga sebagai pengayom yang melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. “Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami berpesan kepada para santri untuk tidak meniru perilaku anak punk tersebut,” pesan Kapolsek.

Dalam kesempatanini, Kapolsek juga memberikan contoh beberapa benda yang kerap dibawa oleh anak punk. Khusus untuk ini (sambil menunjukkan berupa alat pukul senjata tajam yang terbuat dari logam) adalah senjata tajam yang digunakan untuk memukul dengan cara dimasukkan kedalam sela jari. Senjata tajam ini sangatlah berbahaya apabila dipukulkan ke orang karena akan menimbulkan luka yang serius dan apabila ada orang kedapatan memiliki senjata tajam dapat dikenai Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun. “Maka dari itu adik-adik sekalian dilarang keras membawa atau menyimpan bahkan menggunakan benda tajam dan jangan sampai adik-adik sekalian tersangkut masalah hukum,” lanjutnya.

“Sekali lagi saya pesan kepada santriawan dan santriwati jangan ikuti kebudayaan yang tidak baik yaitu budaya anak Punk karena budaya kita adalah budaya timur yang menjunjung tinggi kesopanan dan kesantunan dalam bermasyarakat,” imbuhnya.

Diakhir arahannya, Kapolsek mengharapkan para santri ponpes Al Hasaniyyah lebih semangat dalam menuntut ilmu dan dapat selesai tepat waktu untuk mendarma baktikan ilmunya kepada masyarakat. (Pid Lrg)

Diterbitkan di Binkam

Tribratanewspolresbrebes.com - Perwujudan menjalin tali silaturahmi untuk meningkatkan kedekatan dan keharmonisan antara anggota Kepolisian dengan masyarakat terus di bina oleh Bhabinkamtibmas Polsek Larangan Bripka Bambang Sutrisno.

Hal tersebut terwujud dalam kegiatan Bripka Bambang Sutrisno Bhabinkamtibmas Desa Siandong yang menghadiri tahlilan almarhum Kosidin mantan Kadus I Desa Siandong pada hari Selasa tanggal 3 April 2018 pukul 19.30 Wib

Hadir dalam malam tahlil almarhum Kosidin yang merupakan tokoh masyarakat Desa Siandong, Bhabinkamtibmas atas nama Kapolsek Larangan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan Almarhum semoga almarhum di ampuni segala kesalahannya dan diterima segala amal baiknya.

Kegiatan Bhabinkamtibmas sesuai dengan harapan Kapolsek Larangan AKP Djoko Witanto agar seluruh anggotanya hadir dalam setiap kegiatan warga untuk menjalin kedekatan dan meningkatkan hubungan yang lebih harmonis antara Polisi dan warga. (Pid Lrg)

Diterbitkan di Mitra Polisi

Tribratanewspolresbrebes.com - Dalam upaya mencegah tindakan asusila yang marak terjadi dan  mengantisipasi berbagai tindak kriminalitas yang dapat terjadi. Sat Sabhara Polres Brebes rutin melaksanakan patroli pada jam-jam rawan dengan sasaran perhotelan yang ada diwilayah Brebes.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Brigadir Sugito dan anggotanya sekitar pukul 23.00 Wib, Selasa malam  (03/04/2018). Mereka melaksanakan patroli malam sekaligus menyambangi objek vital, seperti toko emas, perbankan, dan hotel yang ada di wilayah Kabupaten Brebes.

Tempat yang menjadi sasaran kali ini adalah tempat penginapan/hotel. Brigadir Sugito dan anggotanya mendatangi Hotel Kencana yang letaknya di Kecamatan Brebes untuk melakukan pengecekan terhadap tamu hotel.

Tidak lupa dalam kesempatan ini Brigadir Sugito dan anggotanya bertemu dengan salah satu pegawai Resepsionis  dan memberikan himbauan agar selalu waspada dan menginformasikan kepada Polres Brebes apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan.

“Barangkali ada laki-laki dan perempuan yang akan menginap tolong di cek identitasnya apa benar suami istri atau bukan. Kalau mengaku suami-istri ditunjukan buku nikahnya, dengan tujuan mengurangi angka tindakan asusila yang marak terjadi,” pesan Sugito.

Selain itu Brigadir Sugito juga menghimbau kepada pegawai yang saat itusedang bertugas untuk menyampaikan kepada pemilik Hotel agar memasang CCTV dan menyediakan keamanan yang memadai agar keselamatan pegawai maupun tamu hotel dapat tetap terjaga. (pid Sabhara)

Diterbitkan di Sabhara

Tribratanewspolresbrebes - Patroli rutin saat jam-jam rawan dalam mencegah aksi kejahatan, terus dilakukan oleh Sat Sabhara Polres Brebes Polda Jawa Tengah. Patroli tersebut merupakan upaya dalam mengurangi angka kriminalitas dan sekaligus mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dilingkungan perkantoran dan perbankan yang ada diwilayah hukum Polres Brebes.

Rabu siang (04/04/2017), kembali patroli rutin tersebut dilakukan. Dipimpin oleh Kanit Patroli Sabhara Polres Brebes Aiptu Sutrisno dengan beberapa anggota sekitar pukul 10.00 WIB, melaksanakan patroli dialogis dengan sasaran Kantor Pegadaian Brebes.

Dalam patroli tersebut Aiptu Sutrisno bertemu dengan Satpam  yang saat itu sedang melaksanakan tugas jaga. Kesempatan dimanfaatkan untuk memberikan himbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam melaksanakan tugas.

“Jika sewaktu – waktu ada kejadian yang mencurigakan jangan sungkan untuk menghubungi kami pihak kepolisian. Jangan lupa waspada karena kantor pegadian ini merupakan tempat untuk mnggadaikan barang-barang berharga agar diperhatikan warga yang hendak melakukan transaksi,“ pesan Aiptu Sutrisno.

Tak hanya itu Aiptu Sutrisno juga menyampaikan pesan kepada para nasabah bila akan melakukan transaksi agar selalu berhati hati apabila berbentuk uang  atau barang lainya dalam jumlah yang besar dihimbau untuk menggunakan pengawalan Polisi agar tidak menjadi target atau sasaran para pelaku kejahatan. (Hms/ Pid Sabhara)

Diterbitkan di Sabhara

Tribratanewspolresbrebes.com - Sebagai upaya dalam mencegah penyebaran faham-faham radikal dan anti Pancasila di lingkungan nelayan  dan masyarakat pesisir, Satuan Polisi Perairan Polres Brebes Polda Jawa Tengah melaksanakan giat sambang masyarakat perairan di dermaga kapal nelayan Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba kabupaten Brebes, Selasa (3/4/18). 

Kegiatan sambang kali ini dilakukan dengan mendatangi kapal-kapal nelayan yang sedang sandar di dermaga kapal untuk memberikan himbauan dan arahan kepada nakoda dan Anak Buah Kapal (ABK) kapal tentang waspada terhadap penyebaran faham radikal dan anti pancasila serta membagikan bendera merah putih untuk di pasang di atas kapal sebagai bukti bahwa kita adalah warga negara Republik Indonesia. 

“Seluruh kapal nelayan wajib memasang bendera merah putih di atas kapalnya sebagai tanda bahwa kita berasal dan berada di negara kesatuan Republik Indonesia sehingga dapat menjadi lambang persatuan antar nelayan di seluruh indonesia,”ucap Kasat Polair AKP Parimin di sela-sela pemasangan bendera di atas kapal nelayan. 

“Kami berharap masyarakat nelayan lebih jeli dalam menyikapi dan bertindak pada setiap perubahan situasi di lingkungannya baik di darat maupun di perairan. Karena tidak menutup kemungkinan wilayah perairan di Indonesia yang sangat luas dapat dimanfaatkan sebagai akses dalam penyebaran faham terlarang tersebut,” pungkas AKP Parimin. (Pid Polair)

.

Diterbitkan di Binkam

Tribratanewspolresbrebes.com - Satpam sebagai salah satu kepanjangan tangan dari tugas Kepolisian dalam menciptakan rasa aman. Maka dari itu Sat Binmas Polres Brebes yang dipimpin oleh Aiptu Mulyadi selaku Kanit Kamsa dan anggotanya melaksanakan sambang dan pengecekan satpam di Bank –bank wilayah Kabupaten Brebes, Rabu ( 4/04/2018 )

Kegiatan pengecekan kesiapsiagaan satpam dilakukan diantaranya dengan mengecek kelangkapan adminstrasi seperti KTA Satpam, sikap tampang, perlengkapan perorangan serta kelangkapan adminstrasi termasuk buku mutasi dan alat penunjang keamanan lainnya.

Kanit Kamsa memberikan pesan untuk selalu profesional dalam tugas serta berhati - hati dan selalu waspada. "Tugas jaga jangan hanya pindah tidur, namun tetap waspada memberikan pelayanan prima" sambung,” kata Kasat Binmas AKP Pranata melalui Kanit Kamsa Aiptu Mulyadi.

Dikatakan Mulyadi, Polri dan sekurity/satpam ibarat sebuah mata uang koin yang selalu berhubungan dan berkoodinasi dalam tugas. Satpam merupakan unsur pembantu Polri dalam bidang keamanan dan ketertiban dibidang pelayanan masyarakat dan “Security Mindedness” dalam lingkungan kerja. 

Mulyadi berpesan berikan pelayanan prima kepada user sehingga kita bekerja dapat maksimal dan mendapatkan hasil maksimal juga buat masyarakat. “Pedomani terus SOP mengenai keamanan, Janji Satpam, Prinsip - prinsip Penuntun Satuan Pengamanan yang kesemuanya itu merupakan pedoman kerja dan pegangan hidup Satuan Keamanan," imbuhnya.

Masalah penampilan juga disingung oleh Mulyadi. Termasuk perlengkapan perorangan harus ada dan lengkap serta buku mutasi harus ditulis. Periksa setiap tamu maupun kendaraan yang keluar masuk lingkungan obyek pengamamanan. Hal tersebut merupakan penjabaran Perkap Nomor 24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajeman Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan/atau Instansi/Lembaga Pemerintah,” pungkasnya. (Pid Sat Binmas)

Diterbitkan di Binkam

Tribratanewsppolresbrebes.com - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Brebes berikan pembinaan kepada para anak punk yang sering nongkrong dan berkeliaran di wilayah Kabupaten Brebes. Mereka diamanakn oleh Polisi saat tengah patroli pantai situasi wilayah, Rabu (4/4/2018).

Punk bukan sekedar musik tapi lebih kepada sebuah gerakan anak muda (youth movement) yang memposisikan dirinya sebagai counter terhadap kemapanan. Salah satu sarana kreatifitas mereka adalah musik dalam hal ini adalah Punk. Akan tetapi, gerakan anak muda ini menjadi salah kaprah dan dianggap meresahkan masyarakat.

Sering dijumpai banyak sekali anak punk atau anak-anak yang berada di jalanan, seperti di perempatan jalan, pinggiran jembatan jalan raya, terminal dan lain-lain. Fenomena seperti itu nampaknya menjadi salah satu potret kesenjangan di masyarakat yang perlu menjadi perhatian bersama.

Merebaknya anak punk yang rata – rata semestinya masih bersekolah sering kali  berkeliaran di sekitaran wilayah Kabupaten Brebes menjadi hal yang harus ditangani sedini mungkin, mengingat seusia mereka hendaknya bersekolah guna menjamin masa depan yang lebih baik.

Jajaran fungsi Sabhara yang mendapati sejumlah anak Punk kemudian dibawa ke mako Polres Brebes yang selanjutnya diberikan pembinaan oleh anggota Sat Binmas Polres Brebes selaku pengemban tugas Binredawan.

Kasat Binmas AKP Pranata melalui Brigadir Imam Hervgianto menyampaikan kenakalan remaja yang sekarang banyak terjadi, sangat memprihatinkan seperti pergaulan bebas atau seks bebas, tindak kriminalitas seperti tawuran antar pelajar, dan masalah bahaya merokok bahkan sampai pada tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan pelajar sebagai tersangka dan korban.

Dalam kesempatan itu Imam Hervianto menyampaikan pembinaan kepada anak punk agar kehadirannya tidak membuat resah masatyarakat dan tinggalkan pergaulan bebas seperti minum – minuman keras dan penyalahgunaan narkoba apalagi sampai terlibat dalam kejahatan tindak pidana.

“Dengan dilaksanakannya giat binluh inii, diharapkan mereka dapat mengerti akan dampak negative kehidupan di jalanan dan bisa menjaga pergaulannya dengan baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat,” jelas Imam. (Pid Binmas)

Diterbitkan di Binkam

Tribratanewspolresbrebes.com - Dalam musim hujan biasanya kita sering dengar tentang bencana alam tanah bergerak atau tanah longsor yang ada pad daerah pegunungan atau dataran tinggi. 

Kecamatan Bantarkawung merupakan kecamatan yang sering mengalami tanah longsor pada saat musim hujan.

Menanggapi hal tersebut kepolisian sektor Bantarkawung Polres Brebes yang diwakili oleh Aiptu Asep s bersama sama dengan instansi terkait di Kecamatan Bantarkawung mengadakan sosialisasi tanggap bencana yang du hadiri masyarakat Desa waru dan perwakilan Desa desa lainya yang di laksanakan, Rabu (04/04/2018).

Sementara Kapolres Brebes AKBP Sugiarto melalui Plt. Kapolsek Bantarkawung Polres Brebes Iptu Hasari menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat penting sekali untuk masyarakat setempat kegiatan tersebut diisi penyuluhan penyuluhan tentang bencana alam dan langkah langkah pada saat terjadinya bencana.

"Semoga dengan adanya sosialisasi tanggap bencana ini, kedepan akan meminimalisir korban bencana alam khususnya untuk diwilayah ke Bantarkawung,’’papar Iptu Hasari

Diterbitkan di Binkam

Tribratanewspolresbrebes.com - Polsek Brebes Resor Brebes Jawa Tengah mengamankan 2 pasang anak remaja kemudian di gelandang ke kantor dalam Operasi Cipta Kondisi karena mereka kedapatan tengah bermabuk-mabukan.

"Untuk anak-anak tersebut kami lakukan dokumentasi dan identifikasi (foto wajah dan KTP) untuk dimasukkan ke dalam data kerawanan wilayah kecamatan Brebes sebagai bahan pertimbangan apabila yang bersangkutan membuat SKCK, dan selanjutnya dibuatkan pernyataan tertulis," jelas Plt. Kapolsek Brebes AKP Sapari, Selasa  (03/4/2018).

Setelah dilakukan pembinaan kepada dua pasang remaja itu kemudian mereka dikembalikan kepada orangtuanya setelah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya dan disaksikan oleh perwakilan guru dan kepala desa masing-masing.

Operasi tersebut digelar di beberapa lokasi sesuai informasi masyarakat yang masuk ke ponsel pribadi Kapolsek. Sebelumnya Kapolres Brebes AKBP Sugiarto SH SIK MSi  memerintahkan jajaran Polsek untuk memberikan nomor ponsel agar memudahkan dalam berkomunikasi dengan warga.

Operasi digelar di tempat kos, alun-alun Brebes dan daerah rawan kriminalitas lainnya di wilayah hukum Polsek Brebes.

Adapun sasaran operasi yakni balapan liar, prostitusi, minuman keras, petasan hingga pemuda yang nongkrong.

Kapolsek menambahkan, operasi tersebut digelar untuk menciptakan ketakutan diasyarakat. Lokasi tersebut dipilih menjadi titik penindakan untuk menciptakan situasi tetap aman dan kondusif.

"Kegiatan Cipkon akan rutin dilakukan setiap hari untuk mengantisipasi gangguan kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang melakukan aktivitas.(hms/Pid sekbbs)

Diterbitkan di Sabhara

Tribratanewspolresbrebes.com - PH pagi merupakan salah satu bentuk penguatan harkamtibmas dimasyarakat karena dengan kehadiran polri, masyarakat merasa aman dan nyaman.

PH pagi dilakukan oleh anggota polri khususnya yang berseragam, dimana PH pagi sebagai salah satu langkah guna meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di tempat yang ramai aktivitas di pagi hari dan antisipasi terhadap kemacetan.

Kali ini Ka SPK I Polsek Ketanggungan Polres Brebes Aiptu Slamet dan Bripka Aenal melakukan pengaturan arus lalu lintas dititik rawan kemacetan dan rawan laka lantas pada pagi hari saat jam sibuk anak sekolah tepatnya di depan SMK Karya Mandiri Ketanggungan, Rabu (04/04/2018).

Terlihat Aiptu Slamet saat melaksanakan pengaturan lalulintas di beberapa titik jalan dimana arus lalu lintas ramai karena banyaknya pengguna jalan yang melaksanakan aktifitasnya pada pagi hari ditambah lagi dengan para siswa-siswi yang hendak menyebrang.

Sementara itu Kapolres Brebes AKBP Sugiarto melalui Kapolsek Ketanggungan AKP Jumadi mengatakan kami melakukan pelayanan berupa pengaturan lalulintas untuk memperlancar arus sehingga tidak terjadi kemacetan saat masyarakat masih melaksanakan aktifitasnya di jalan raya. Dengan kehadiran polisi di lapangan dan melakukan pengaturan lalu lintas diharapkan akan membuat arus lalu lintas menjadi lancar.

Diterbitkan di Lantas
Halaman 1 dari 4

ads